Do What You Love, Love What You Do

Rabu, 27 November 2013

Berdialog dengan Setan

Pernah gak kamu berdialog dengan syaitan?
Kalo  aku pernah, pasti nanya kayak gimana?
Akan coba saya ceritakan, dan anggaplah seperti itu, hahahahaha…..

Dari banyak sholat sunnat yang kita kerjakan seperti sholat sunnah rawatib, sunnah dhuha, sunnah tahajjud dll, sholat sunnah tahajjud yang menurut saya butuh perjuangan besar untuk melakukannya, kenapa? Karena godaannya rasanya besar banget, godaan setan setan dan para pasukannya. Yaa ampun, bisa dibayangkan kalo saya pengen sholat Tahajjud itu kayak dikepung sebatalyon setan dan pasukannya, nah pada saat itulah saya sering berdialog dengan mereka. Di Handphone saya, Alarm sholat Tahajjud itu saya pasang Pukul 03.00, yang sebenarnya lebih cepat setengah jam, jadi aslinya pukul 02,30. Kenapa kayak gitu, karena kadang kalo alarm Tahajjud saya berbunyi saya kadang gak langsung bangun, saya ngobrol dulu sama setan dan para pasukannya itu, kelihatannya mistis banget yahhh cerita saya, gakkk gitu-gitu amat kok, coba dibaca aja sampai abis, hehehee…..

Setan itu rasanya ada ratusan disekeliling saya, ada yang ngikat kaki, ada yang kipasin biar sejuk dan rasa rasa  pengen tidur lagi, belum lagi ada yang bisikin di telinga dengan lembutnya, mereka ngomong kayak gini “Tidur aja dulu, entar 30 menit lagi baru bangun, masih ada waktu kok buat sholat tahajjud”, atau kadang mereka ngomong gini, “malam ini gak usah tahajjud, kemaren kan udah, besok aja lagi”  liat betapa cerdiknya mereka (setan), rayuaanya bikin kita terbuai, eemm…..kalo sudah gitu saya suka berdialog dengan mereka, saya bilang kayak gini “trus kalo saya tidak mau gimana? Malam ini saya mau tahajjud, saya gak mempan sama rayuan kalian, pada minggir saya pengen wudhu”. Tapi dasar setan setan itu gak pada putus asa, mereka semua berusaha menyusup ke dalam pikiran dan hati pada saat saya sholat, kalo sudah kecolongan sedikit aja pas sholat, diakhir sholat pasti saya nangis sejadi-jadinya, mohon pada Allah semoga melindungi saya dari setan-setan yang pada jahat selalu menggoda saya. “Rabb setan-setan itu jahat, jauhkan mereka dari saya dan lindungilah saya selalu”.

Abis sholat, dialog saya masih berlanjut dengan mereka semua, saya sering ngomong sama setan-setan itu, “Yeeeeeee saya menang, saya udah sholat Tahajjud”, tapi setan-setan itu tak putus asa, ia kemudian mendekat lagi dan membisikkan sesuatu, “Ya udah, kan udah sholat tahajjud, kamu lanjut tidur lagi yahh, pasti masih ngantuk”. “Langsung saya jawab lagi nihh “Apa lu kate? Saya mau baca al-qur’an dulu sambil nunggu subuh”, setan setan itu kemudian berkata lagi, “Nanti aja baca Al-Qur’annya selepas subhu aja, nanti kamu kurang tidur lohh” , saya kemudian ngomong lagi “siapa kamu mesti saya dengar, saya mau baca Al-Qur’an tauu, minggir sana, jauh-jauh dari saya”,  semua yang saya omongkan itu pake suara loh, bukan omongan dalam hati saya, jadi kadang saya senyum-senyum sendiri meski dalam hati kadang was-was, jangan sampai tiba-tiba mereka menampakkan diri, hhahaaaa, saya bisa pingsan duluan. Tapi lagi-lagi saya mesti sadar, rasa takut  kepada setan itu muncul, karena sesungguhnya mereka yang membisikkan ke telinga saya, jadi jangan takut irnaa, saya punya Allah, boss nya kita semua termasuk setan-setan yang jahat itu.

Belum sampai situ…..
Dialog saya dengan para setan itu berlanjut tiap hari, meski kadang kala saya terbuai bujuk rayu mereka, kalo tersadar masuk dalam perengkap mereka, saya cepat-cepat istiqfar, mohon ampun kepada Allah, “Rabb, hari ini irna lemah, sampai sampai ngikut apa yang mereka (Setan) katakan, ampuni saya Rabb, kumohon lindungi saya”

Setan dan para pasukannya itu akan terus menggoda manusia hingga akhir zaman nanti, hingga hari kiamat itu tiba. Setan akan selalu menggoda kita agar tak menjalankan perintah Allah, dan sesungguhnya setanlah musuh yang sebenar benarnya manusia. Sadarilah keberadaan mereka, mereka selalu ada disekelilingmu, ia takkan pernah jera untuk menggodamu, banyak-banyaklah memohon perlindungan kepada Allah agar di jauhkan dari godaan setan dan para sekutunya.

Nahh, sekarang saya mau tanya, pernahkan dalam posisi yang saya alami???
Saya yakin pernah…..tapi tak disadari
Coba deehh, kapan kapan berdialog dengan mereka, dan kamu pasti akan sadar bahwa mereka akan selalu menggodamu, saat kamu malas, saat kamu merasa tak bersemangat, saat kamu berpikiran negative, jangan-jangan kamu dalam perangkap setan, jangan biarkan sedikit pun ada celah buat para setan itu meracuni pikiran kita, fokuslah pada 1 titik, fokuslah pada satu tujuan “ALLAH”,
Jadi mulai sekarang siapin genderang perang buat mereka semua, setan setan yang jahat….’
Inilah peperangan yang sesungguhnya….

Senin, 25 November 2013

You are the miracle



 
Segala sesuatu yang ada dibumi ini diciptakan tentu ada maksud dan tujuannya, terlebih kita sebagai manusia, tentunya saat ini kita mengembang misi luar biasa, dan sangat sayang jika kita hanya menjadi orang biasa-biasa saja. Setiap orang ditakdirkan menjadi orang yang luar biasa, setiap yang lahir ke muka bumi ini sudah mendapat bekal di dalam dirinya, Allah telah memberi itu, tapi tidak semua orang bisa melihat bekal itu, dan tidak semua orang mampu menggunakan bekal yang ia miliki. Banyak yang terjadi demikian, karena  ia tak pernah memandang ke dalam dirinya, karena ia tak pernah bertanya apa yang ia miliki, ia tak pernah bertanya siapa dirinya. Sebuah keajaiban sesungguhnya adalah dalam diri kita, kata guru saya “Randy Saputra”, tiap tiap dari kita ini adalah berlian. Tapi tak semua orang melihat dirinya sebagai berlian. Seperti apa yang kamu lihat dirimu, seperti itulah kamu. Jika kita melihat diri kita sebagai orang yang penakut, gagal dalam pergaulan, tak punya kawan, orang yang hina, maka seperti itulah yang akan terjadi. Tapi semua akan berubah ketika kita melihat diri kita adalah berlian, kita akan menggunakan segala yang ada dalam diri kita agar bukan cuman kita yang melihat diri kita berlian, tapi orang lain juga akan mengatakan bahwa kita adalah berlian.

Ada satu kalimat yang sering saya lontorkan untuk saya sendiri hampir tiap hari, saya sering bertanya pada diri saya sendiri “Siapa saya hari ini?” maka saya pun menjawabnya dalam hati, “Saya hari ini adalah saya di hari esok”. Jika hari ini saya adalah seorang yang pekerja keras maka di hari esok saya adalah hasil dari sebuah kerja keras. Jika hari ini saya adalah seorang pemalas dan menghabiskan waktu dengan sia-sia, maka di hari esok saya adalah hasil dari sebuah kemalasan, dan teman-teman semua tentu dapat memperkirakan buah dari kerja keras itu apa dan buah dari kemalasan itu apa?. Kalimat itu akan selalu menjadi pendongkrak semangatku jika tiba-tiba down, boleh dicoba buat teman-teman, mungkin bisa juga jadi jurus ampuh buat kita semangat dalam menjalani kehidupan, buat kita semangat dalam berkarya, berprestasi dan berbagi.

Kita hanya butuh yakin, bahwa Allah mengutus kita kedunia ada maksudnya, yahh kita mengembang sebuah misi besar, maka hanya orang yang menganggap dirinya besar dan luar biasalah yang mampu melihat misi itu. Maka mulai sekarang yuk sama-sama lihat ke dalam diri kita, apa yang  kita miliki, apa yang bisa kita perbuat, maka itu semua akan memperlihatkan siapa kamu hari ini, dan siapa kamu di hari esok. Temukanlah keajaiban dalam dirimu mulai saat ini, dan berbagilah keajaiban itu kepada orang lain. Pengen jadi apapun kamu, pengen ngelakuin apapun kamu, jika itu mampu mendekatkan dirimu kepada Allah maka kerjakanlah, karena sumber keajaiban sesungguhnya ada padaNya, jika kamu mendekat pada sumber keajaiban itu maka kamu akan lebih mudah melihat banyak keajaiban dalam dirimu.

Salim Santun
Dariku @Irnayuliani_